SRC PECAHKAN REKOR MURI TRANSAKSI DIGITAL TERBANYAK DI INDONESIAA
13 Sep 2021
Liputan
SRC PECAHKAN REKOR MURI TRANSAKSI DIGITAL TERBANYAK DI INDONESIA

Jakarta, 11 September 2021 – Toko kelontong yang tergabung sebagai mitra PT SRC Indonesia Sembilan

(SRCIS) berhasil memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) atas “Pencapaian Transaksi Digital Toko

Kelontong Terbanyak di Indonesia” dengan nilai transaksi Rp31 miliar. Sebanyak 21.000 toko kelontong

SRC turut berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung sepanjang 2 Agustus—1 September 2021.

Aktivitas transaksi ini merupakan bagian dari kampanye #BangkitSerentak pada peringatan HUT RI ke-76

yang membuktikan komitmen SRC dalam memperkuat ekosistem digital, khususnya layanan keuangan

berbasis digital di toko kelontong.

Direktur PT SRCIS Rima Tanago mengatakan pencapaian Rekor MURI dengan transaksi digital terbanyak

ini merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak. Mulai dari SRCIS, mitra toko kelontong SRC, dan

dukungan masyarakat Indonesia kepada pelaku UMKM toko kelontong untuk berkembang dan

beradaptasi di era transformasi digital.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada mitra toko kelontong SRC atas upaya dan kerja kerasnya

sehingga berhasil memecahkan rekor MURI. Pencapaian ini juga berkat dukungan masyarakat Indonesia

yang telah menjadi pahlawan ekonomi lokal, dengan melakukan transaksi digital di toko kelontong SRC.

Selain memperkuat ekosistem digital, kerjasama yang sifatnya bahu membahu akan menciptakan nilai

yang lebih besar terutama mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Rima dalam

keterangan tertulis (11/9).

Adapun, rekor MURI yang berhasil diraih tersebut merupakan transaksi yang dilakukan melalui aplikasi

Pojok Bayar. Platform Payment Point Online Bank (PPOB) Pojok Bayar ini merupakan inovasi toko

SIARAN PERS

Dapat diterbitkan segera

kelontong SRC yang memudahkan transaksi nontunai bagi pelanggan. “Pojok Bayar dihadirkan untuk

memberikan pengalaman lebih kepada pelanggan saat berbelanja di toko kelontong SRC. Platform ini

diharapkan memudahkan masyarakat dan turut membantu meningkatkan literasi digital di bidang layanan

keuangan, termasuk juga meningkatkan pendapatan pemilik toko kelontong dengan berbagai layanan

pembayaran yang ada,” kata Rima.

Selain sebagai media transaksi untuk produk yang ada di toko, aplikasi Pojok Bayar dapat menjadi sumber

pendapatan tambahan karena mampu memberikan layanan beragam produk digital, seperti pulsa, token

listrik, PDAM, paket data, dan voucer gim. Melalui Pojok Bayar, toko kelontong SRC diharapkan dapat

bersaing dengan peritel modern karena platform ini telah dilengkapi dengan produk digital lainnya seperti

dompet digital, dan juga fitur untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan.

Rima berharap, berbagai pencapaian yang diperoleh SRCIS melalui toko kelontong dapat memberikan

dampak positif bagi perekonomian Indonesia, terlebih dalam kondisi pandemi seperti saat ini. “Pelaku

UMKM di Indonesia, khususnya toko kelontong harus terus didukung untuk tumbuh melalui pembinaan

berkelanjutan sehingga kontribusinya kepada ekonomi makin besar,” ujar Rima. Seperti diketahui, pada

tahun 2021, pemerintah menargetkan kontribusi UMKM pada PDB sebesar 62,36% terhadap produk

domestik bruto (PDB), dan naik menjadi 65% pada tahun 2024.

SRCIS secara konsisten mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu membahu mendukung

kebangkitan ekonomi lokal lewat ajakan kembali berbelanja ke toko kelontong. Upaya saling mendukung

dalam rangka pemulihan ekonomi ini diwujudkan SRC Indonesia melalui kampanye #BangkitSerentak

yang digaungkan melalui berbagai platform. Kampanye ini berupa aksi mendorong masyarakat untuk

menjadi pahlawan ekonomi lokal dengan berbelanja di toko kelontong SRC yang kini telah berjumlah 150

ribu toko di seluruh Indonesia.

Senior Manager Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) Jusuf Ngadri menjelaskan tujuan penyerahan

rekor MURI untuk memberikan pemahaman dan informasi kepada publik, bahwa toko kelontong yang

merupakan bagian dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ini merupakan tulang punggung ekonomi

Indonesia dan harus terus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Pencapaian yang sangat membanggakan oleh SRCIS dan harapannya ke depan dapat terus konsisten

menggerakkan ekonomi lokal dan nasional,” jelas Jusuf.

Budiasto Kusuma, Presiden Direktur PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) menambahkan bahwa

pihaknya sangat bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan 21.000 toko kelontong mitra

SRCIS, khususnya melalui pencapaian rekor MURI. Adapun entitas anak dari PT Digital Mediatama Maxima

Tbk (DMMX) yakni PT Digital Maxima Indonesia (Digimax) membantu SRCIS mengembangkan Pojok Bayar,

platform pemasaran perdagangan digital yang memungkinkan UMKM menjual produk digital kepada

komunitas yang dilayaninya dan mendapatkan aliran pendapatan tambahan dalam prosesnya.

“Seiring dengan komitmen kami untuk terus mendukung digitalisasi ritel modern dan tradisional, kami

sangat gembira melihat usaha ritel kecil, termasuk toko kelontong SRC, mengambil bagian dan mendapat

manfaat dari adopsi teknologi, khususnya dengan aplikasi Pojok Bayar,” katanya.

SIARAN PERS

Dapat diterbitkan segera

Dia mengatakan dengan menyusun inisiatif pembagian pendapatan yang saling menguntungkan dengan

toko kelontong mitra SRCIS, Digimax dapat tumbuh bersama SRC dan mengandalkan engagement yang

tinggi di platform digital. “Ke depan, kami akan terus berkolaborasi dengan SRCIS untuk memperkenalkan

lebih banyak inovasi yang akan membantu toko kelontong SRC memperluas aliran pendapatan mereka

lebih jauh lagi sambil meningkatkan manfaat dan layanan di komunitasnya masing-masing,” kata

Budiasto.

**Selesai**

Tentang SRC

SRC adalah Toko Kelontong Masa Kini yang tergabung dalam program pembinaan kemitraan PT SRC Indonesia

Sembilan (SRCIS), dan bertujuan untuk meningkatkan daya saing para pemilik Toko Kelontong melalui

pendampingan usaha yang berkelanjutan. Toko yang tergabung dalam SRC menggambarkan Toko Kelontong Masa

Kini dengan tampilan yang mudah dikenali, toko yang tertata lebih rapi, bersih, terang, dan memberi rasa nyaman

bagi pelanggan nya dibandingkan toko kelontong pada umumnya.

Program SRC yang sudah dimulai sejak tahun 2008, saat ini SRC memiliki jaringan yang mencapai lebih dari 150.000

toko dan menyebar di seluruh wilayah di Indonesia. Persebaran SRC adalah di 408 kabupaten/kota di 34 Provinsi di

seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: www.src.id

Tentang PT Digital Mediatama Maxima Tbk

PT Digital Mediatama Maxima Tbk (“DMMX atau Perseroan”), anak perusahaan PT NFC Indonesia Tbk (“NFCX”), Grup

PT M Cash Integrasi Tbk (“MCAS”), adalah perusahaan digital trade marketing and cloud advertising infrastructure

yang berfokus pada pengembangan solusi pemasaran digital untuk peritel modern dan pengembangan konten digital

untuk konsumen modern. Mitra utama kami saat ini antara lain Alfamart, Indomaret dan Sampoerna Retail

Community (“SRC”). Membangun bisnis inti berlandaskan digital cloud advertising infrastructures, DMMX baru-baru

ini memperluas bisnis konten digital dalam kemitraan dengan PT Bumilangit Entertainment Corpora (“Bumilangit”),

sebuah perusahaan hiburan Indonesia yang mengelola lebih dari 1.200++ intellectual property (IP) karakter. Dengan

teknologi modern dan konten yang selalu menarik, DMMX bertujuan untuk menghadirkan solusi yang menarik dan

inovatif untuk membantu bisnis modern untuk lebih melibatkan konsumen modern. Informasi lebih lanjut, kunjungi

http://www.dmmgroup.id

Artikel Terkait
logo src

AYO Kelontong App

Aplikasi Toko Kelontong Masa Kini

chat with us icon
Talk to Us